Selasa, 18 November 2014

Macam barang dagangan online

Tongsis
Tongsis membuat jeprat-jepret foto narsis tak hanya lebih mudah namun hasilnya boleh dikata lebih sempurna dan hebatnya bisa dilakukan sendiri tanpa minta difotoin ama orang lain sekitar kita.
Bagi orang yang suka traveling atau bikin video blogging pastinya udah gak aneh lagi dengan barang yang satu ini. Boleh dikata ini adalah “gadget” wajib buat mereka. Tongsis basic-nya adalah sebuah self-portraits monopod. Dengan self-portrait monopod para traveler atau video blogger bisa mengambil foto mereka sendiri tanpa harus repot-repot minta difotoin ama orang. Masuk akal juga karena para traveler seringkali jalan-jalan sendirian ke tempat-tempat yang jarang orang lain ada di sana.
Panjang: 1m
Harga: 60k
Warna: pink,blue,black.



Fisheye
Sebuah lensa fisheye adalah sebuah lensa wide-angle ultra yang menghasilkan distorsi visual yang kuat yang dimaksudkan untuk membuat gambar panorama atau hemispherical lebar.
Istilah The fisheye diciptakan oleh fisikawan Amerika sekaligus penemunya Robert Wood W pada tahun 1906. Sebutan itu didasarkan pada bagaimana pandangan ikan dalam melihat lingkungannya, yaitu visual ultra-wide hemispherical dari bawah air. Lensa fisheye pertama digunakan secara praktis pada tahun 1920, yaitu digunakan dalam meteorologi untuk mempelajari pembentukan awan. Sudut pandang lensa fisheye biasanya antara 100 dan 180 derajat, sedangkan panjang fokus tergantung pada format film.
Lensa fisheye mulai diproduksi secara massal untuk fotografi pada awal tahun 1960-an dan umumnya digunakan untuk menghasilkan gambar unik maupun gambar terdistorsi. Pada format film 35 mm, panjang fokus lensa fisheye khas adalah antara 8 mm dan 10 mm untuk ingkaran, dan 15-16 mm untuk full-frame. Untuk kamera digital menggunakan pencitra elektronik yang lebih kecil seperti 1/4″ dan 1/3″, panjang fokus “miniatur” lensa fisheye dapat sedekat 1 sampai 2mm.
Harga: 70k



Hasil foto menggunakan fisheye


Tidak ada komentar:

Posting Komentar